Brankas Telkomsel Digondol Maling - 26 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 26 » Brankas Telkomsel Digondol Maling
7:04 PM
Brankas Telkomsel Digondol Maling

Brankas Telkomsel Berisi Rp300 Juta Digondol Maling

MEDAN

Kantor Telkomsel Distributor Center di Jalan Ringroad Pasar II, Lingkungan IX, Tanjung Sari, Medan Selayang, dibobol kawanan maling, Senin (26/1) pagi sekira pukul 05.00 WIB. Akibatnya, brankas berisi uang yang diperkirakan tiga ratusan jutaan raib dibawa kabur pelaku yang diduga berjumlah empat orang.

 

Informasi yang diperoleh Wartawan di lokasi Senin siang menyebutkan, sekira pukul 04.30 WIB, seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor memantau lokasi. Melihat kondisi sepi, selanjutnya pelaku memberitahu ketiga rekannya. Ketiga pelaku kemudian menuju kantor bangunan ruko tiga pintu tersebut dengan mengendarai mobil Kijang Innova hitam BK 47 JN.

 

Ketiga pelaku memarkirkan kendaraannya dan turun untuk masuk ke dalam kantor, sembari membawa peralatan seperti linggis, martil dan sebagainya. Sementara seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor menunggu di luar untuk mengawasi.

 

Para pelaku merusak pintu depan kantor. Setelah itu, masuk ke dalam lantai dasar mengambil 4 unit handphone (hp) dan 1 laptop. Pelaku kemudian menuju ruang kasir yang juga di lantai dasar untuk mengambil brankas yang berisi uang kontan. Brankas selanjutnya digotong pelaku ke dalam mobil dan selanjutnya kabur.

 

"Kejadian pastinya kurang tahu saya bang. Setahu saya pagi tadi (kemarin, red) pekerja kebersihan (Ari) yang pertama tahu. Pas dia (Ari) masuk kerja, ternyata pintu kantor sudah terbuka," ujar salah seorang sales Telkomsel yang enggan namanya dikorankan.

 

Setelah masuk ke dalam, ternyata sudah berantakan. Ketika masuk ke ruang kasir berkas-berkas berserakan. "Itulah pas dilihat si Ari ternyata brankasnya sudah enggak ada," ujarnya.

 

Ari yang mengetahui itu, langsung menghubungi pimpinannya. Setelah itu, tak berapa lama petugas Polsek Sunggal dan Satuan Reskrim Polresta Medan datang ke lokasi.

 

Petugas kemudian melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya berupa rekaman CCTV. Selain itu, petugas juga mengamankan 5 orang sebagai saksi, 4 pekerja dan 1 mantan pekerja.

 

Menurut pekerja tersebut, 5 orang saksi adalah Budi (sales), Yogi (helper), Dasya (sales), Sapri (mantan sales) dan Ari (cleaning service).

 

"Pelakunya 3 orang yang mengangkat brankas, satu lagi menunggu di luar. Dasya dan Yogi dicurigai karena postur tubuh mereka mirip di dalam rekaman CCTV. Tapi karena gelap belum bisa dibuktikan," bebernya.

 

Ia mengungkapkan, 3 orang pelaku yang masuk ke dalam memakai helm. Diduga, pelakunya 'orang dalam'. "Wajahnya tidak kelihatan dari rekaman CCTV karena gelap. Mereka (pelaku) sepertinya mengetahui kondisi kantor. Karena mereka langsung masuk ke ruang kasir/ keuangan tanpa naik ke lantai atas," sebutnya.

 

Ia melanjutkan, untuk kerugian ditaksir Rp300 juta lebih. "Jumlah uang dibrankas Rp300 jutaan, belum lagi handphone dan laptop," ucapnya sembari menyebut, kejadian pembobolan itu merupakan kali pertamanya.

 

Kapolsek Sunggal Kompol Aldi Subartono yang ditemui di lokasi, tak banyak memberikan keterangan. Ia menyarankan agar langsung konfirmasi dengan Kasat Reskrim Polresta Medan.

 

"Ada diamankan 5 orang sebagai saksi, satu di antaranya mantan pekerja (Safri). Kasusnya ditangani Polresta Medan, jadi langsung konfirmasi saja dengannya," ucap Aldi.

 

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram yang juga ditemui di lokasi, mengaku masih melakukan penyelidikan. "Kita baru olah TKP. Soal total kerugian belum tahu," akunya.

 

Menurut Bram, pelaku diduga 'orang dalam'. Namun Bram tak menjelaskan secara pasti. "Nantilah masih dalam penyelidikan. Jika sudah tertangkap baru bisa kita beberkan," katanya singkat.

Category: Berita Online | Views: 398 | Added by: fztm | Tags: Brankas, Digondol Maling, telkomsel | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]