KASUS PENEMBAKAN DI TOL JORR - 31 July 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » July » 31 » KASUS PENEMBAKAN DI TOL JORR
2:16 PM
KASUS PENEMBAKAN DI TOL JORR
MEGAPOLITAN

Pengakuan Pengemudi KIA Picanto yang Umbar Tembakan di Tol JORR

Jumat, 301Juli 2015
 
RACHMANTO, 39, pengemudi KIA Picanto bernomor polisi B 1191 SZN yang melakukan aksi koboy jalanan di Tol JORR Ceger arah Jagorawi telah diringkus polisi. Kepada petugas, Rachmanto mengungkapkan alasannya melakukan penembakan ke arah Daihatsu Xenia yang dikendarai Dwi Wahyudi.  

Rachmanto menceritakan, dirinya kesal ketika mobil yang dikendarainya disalip oleh Dwi. Saat itu, kondisi jalan terhitung tak begitu padat. Tidak terima, Rachmanto pun membalas, sehingga kendaraan yang dikemudikan keduanya pun terlibat aksi saling salip. 

"Ngga kosong juga dia nyalip-nyalip saja, posisinya waktu itu di lajur kanan. Saya sudah berhasil nyalib, dia nambah gas saya gas lagi," kata Rachmanto di Mapolres Jakarta Timur, Kamis (30/7/2015).

Emosi Rachmanto semakin memuncak ketika dia melihat di dalam mobil korban ada anak kecil. Namun, seolah tak menghiraukan, korban terus memacu mobilnya dengan kencang. "Pas saya lihat ada anak kecil di dalam mobil dia (korban), makin jengkel saja saya. Kok berani bawa mobil kencang sementara ada anak kecil," ujarnya.

Saat mobil keduanya sejajar, Rachmanto membuka kaca mobil sebelah kirinya dan mengambil air gun, kemudian menembak kaca mobil korban. Dia beralasan hanya ingin memberi korban peringatan. "Saya hanya ngasih peringatan saja. Nggak bermaksud menghilangkan nyawa orang. Kesal saya mobil disalip," tuturnya.

Rachmanto melakukan aksi koboynya pada pada Senin (27/8). Kejadian ini kemudian tersebar di dunia maya setelah sahabat Dwi, Donang Wahyudi menceritakannya di akun facebook miliknya.

Tiga hari berselang, atau Rabu 29 Juli malam, Rachmanto berhasil diciduk jajaran Polres Jakarta Timur di rumahnya di Tangerang Selatan. Polisi menyita senjata air gun tipe Baretta M84 beserta ratusan proyektil kuningan dan plastik miliknya. 

Pria yang bekerja sebagai sales marketing perusahaan mobil truck itu disangkakan melanggar UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Selain itu pelaku juga bakal dijerat dengan Pasal 335 KUHP atas perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman lima tahun.

Mengenai senjata air gun, Rachmanto mengaku mendapatkannya di Rangers Shooting Club. Polisi kini tengah menyelidiki klub tembak tersebut guna memastikan sejauh mana klub menembak itu berwenang mengeluarkan senjata api.
Category: Berita Online | Views: 413 | Added by: Urutniamamu | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]