Konflik Pasar Timah - 7 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 7 » Konflik Pasar Timah
6:40 PM
Konflik Pasar Timah

Konflik Pasar Timah Terus Meruncing

 

MEDAN

PD Pasar nampaknya tidak main-main dengan wacananya untuk menggusur keberadaan pedagang yang sampai saat ini masih bertahan di Pasar Timah, padahal investor sudah menyiapkan kios penampungan sementara bagi para pedagang selama proses revitalisasi berlangsung.

"Sampai saat ini PD Pasar tidak dapat berbuat apa-apa, karena masih ada hak sewa pedagang atas kios yang ditempatinya. Maka dari itu, kami sudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kembali izin hak menyewa kios bagi para pedagang pasar timah," ujar Dirut PD Pasar Medan, Benny Harianto Sihotang ketika dikonfirmasi, Selasa (6/1).

Kata dia, saat ini jumlah pedagang pasar timah berjumlah 330 kios. Dimana dalam waktu dekat 30 kios sudah habis masa sewanya dan tidak diperpanjang. Akan tetapi pedagang yang sudah tidak memiliki hak atas kiosnya itu tetap memilih bertahan.

"Izin itu diterbitkan oleh PD Pasar untuk satu tahun, jadi pada Oktober mendatang seluruh pedagang tidak memiliki izin, sehingga PD Pasar berhak menggusur pedagang," jelasnya.

Benny menyatakan Senin (11/1) mendatang, bertempat di kantor PD Pasar, akan digelar rapat bersama personil satuan polisi pamong praja (Satpol PP), aparat kepolisian mengenai rencana pembongkaran 30 kios pedagang yang sudah tidak memiliki izin.

"Kemarin pilihannya hanya ada dua, revitalisasi atau pasar timah dikembalikan kepada fungsi awal yakni menjadi jalan Kota, dan sampai saat ini pilihannya tetap seperti itu,"jelasnya.

Seluruh proses, kata dia, akan ditempuh PD Pasar sebelum proses revitalisasi berjalan baik izin mendirikan bangunan (IMB), izin perubahan peruntukan, dan segala izin yang lain.

Diakuinya, untuk memproses izin tersebut membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Maka dari itu, ia meyakini proses revitalisasi akan terhambat oleh rencana Kementrian Perhubungan yang ingin membuat jalur ganda.

"Kalau begitu, maka pilihan kedua yang ditempuh yakni mengembalikan fungsi Pasar Timah menjadi jalan Kota, tapi biarlah waktu yang menjawab itu semua," urainya.

Anggota Komisi A DPRD Medan, Hasyim menentang rencana PD Pasar yang ingin menggusur pedagang pasar timah dengan alasan tidak memiliki izin hak sewa. "

"Kalau habis, maka izinnya harus diperpanjang. PD Pasar tidak boleh menghambat itu," tegas Hasyim yang ditemui di gedung DPRD Medan.

Pria berkacamata itu meminta agar Wali KOta Medan, Dzulmi Eldin untuk mengambil kebijakan dalam penyelesaian masalah Pasar Timah yang sudah menyengsarakan para pedagang.

"Bukan hak dia (benny sihotang) menggusur para pedagang, itu kebijakan Wali Kota Medam" ucapnya.

Category: Berita Online | Views: 386 | Added by: admin | Tags: Meruncing, Pasar Timah, Konflik | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]