Lahan Tol Trans Sumatera Terkendala - 5 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 5 » Lahan Tol Trans Sumatera Terkendala
6:59 PM
Lahan Tol Trans Sumatera Terkendala

Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Terkendala

 

MEDAN

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menyebutkan pembebasan lahan seluas 141,03 hektare jalan tol Trans Sumatera masih terkendala.

 

"Pada rencana pembangunan jalan tol Medan-Binjai disampaikan bahwa progres di lapangan sampai dengan saat ini adalah sedang proses pengukuran ROW, inventarisasi, penyiapan peta bidang oleh BPN dan sudah melakukan pengumuman," ujar Kepala Bappeda Sumut, Arsyad Lubis saat temu pers dalam acara capaian Kinerja Pembangunan Provinsi Sumut tahun 2014 di Gedung Bappeda, Jumat (5/12).

 

Sampai dengan saat ini, kata Arsyad, pembangunan jalan tol yang dilaksanakan adalah pembebasan lahan untuk ruas jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi dilakukan sejak tahun 2009 dan progres saat ini mencapai 358,46 hektare atau 80,19 persen berdasarkan laporan Agustus 2014 dari total luas lahan 445,43 hektare.

 

"Lahan yang belum bebas terdapat pada lahan masyarakat di Kabupaten Deli Serdang sebesar 107,59 hektare atau 71,96% dari total 149,51 hektare. Di Kabupaten Serdang Bedagai seluas 33,44 hektare atau 42,56% dari total 78,56 hektare. Jadi total yang belum bebas 141,03 hektare," jelasnya.

 

Hingga kini, lanjut dia, Direktorat Bina Program Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI sedang melaksanakan studi kelayakan jalan tol Trans Sumatera Ruas Tebing Tinggi-Dumai. Studi tersebut dilaksanakan oleh Tim KOICA atau Korea International Cooperation Agency untuk jalan Tol Trans Sumatera Ruas Tebing Tinggi-Dumai sepanjang 350.

 

"Pembangunan jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16 km bertujuan untuk mengatasi permasalahan kemacetan pada jalan lintas Medan-Binjai. Disamping itu, jalan tol Medan-Binjai juga merupakan bagian dari jalan tol Trans Sumatera yang akan menghubungkan seluruh daerah Pulau Sumatera," jelasnya.

 

Daerah yang dilalui untuk trase Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Tebing Tinggi-Dumai adalah (Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten LabuhanBatu Selatan.

Jalan tol Medan-Binjai yang panjangnya 17 km berbiaya Rp 1,6 triliun itu rencananya selesai 3 tahun.

Arsyad menegaskan pembangunan jalan yang termasuk ke dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) tetap berjalan. "Seperti yang diberitakan media Bisnis, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tetap lanjut dan tidak ada yang dialihkan," ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provsu Jumsadi Damanik mengatakan, kiranya media dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya para investor  bahwa pemerintah provinsi sudah sangat serius dalam mengembangkan pembangunan di wilayah ini. Salah satunya soal jaminan keamanan dalam menanamkan saham di Sumut.

 

"Kita (pemerintah) sudah sangat serius dalam beberapa tahun belakangan dalam hal infrastruktur di Sumut. Kita harap pesan ini dapat disampaikan ke publik, agar lebih banyak lagi investor datang kemari dan menanamkan sahamnya untuk pembangunan di daerah ini," ungkapnya.

Category: Berita Online | Views: 449 | Added by: fztm | Tags: Trans Sumatera, Lahan Tol | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]