Pajak Kendaraan Diputihkan - 17 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 17 » Pajak Kendaraan Diputihkan
2:08 AM
Pajak Kendaraan Diputihkan

Pajak Kendaraan Nunggak Diputihkan

 

MEDAN

Kabar gembira menghampiri warga Sumatera Utara (Sumut), yang memilki kendaraan bermotor. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendapatan akhirnya menggratiskan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB atau ganti nama kepemilikan) semua kendaraan bermotor, termasuk alat berat dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang tertunggak di bawah tahun 2013. Terhitung sejak Rabu (17/12) pemutihan tersebut mulai dilakukan.

Hal itu dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho didampingi Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Sumut Rajali dan Kepala Bidang Pajak Kendaraan Bermotor, Victor Lumbanraja kepada wartawan di Kantor Gubsu. Pemutihan itu berlaku untuk seluruh denda yang timbul akibat penunggakan tersebut.

 Gatot mengatakan, kebijakan pemberian keringanan ini berlaku di seluruh unit pelaksana teknis (UPT/ Samsat) se-Sumut termasuk Samsat Corner, Drive Thru dan lainnya, efektif mulai 17 hingga 31 Desember 2014.            

  Optimalisasi program ini, sebutnya, pada jam kerja pelayanan Samsat dibuka setiap hari termasuk hari Sabtu dan Minggu (kecuali 25 dan 26 Desember) dengan penambahan waktu pelayanan setiap harinya dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. "Kita berharap melalui program ini  tunggakan PKB yang selama ini menjadi piutang Pemprovsu dapat terjaring termasuk para pemilik kendaraan yang belum melakukan pendaftaran ganti nama kepemilikan kendaraan bermotor, yang selama ini belum didaftarkan kepemilikannya, termasuk kendaraan bermotor eks mutasi dari luar provinsi Sumut yang diberikan pengurangan sebesar 100 persen dari pokok BBN-KB," papar Gubsu seraya menambahkan, pengurangan BBN-KB disertai penghapusan sanksi administasi BBN-KB.          

Program pemutihan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Gubsu (Pergubsu) Nomor 45 Tahun 2014 yang ditandatangani langsung  Gubsu Gatot Pujo Nugroho setelah mendapat pendapat hukum (legal opinion) dari Kajatisu Nomor B-6549/N.2/Gp.1/10/2014 tanggal 24 Oktober 2014 dan Surat Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Nomor 973/1324/KEUDA tanggal 12 Desember 2014.           

Dalam Pergub tersebut ditegaskan, pemberian keringanan PKB dimaksud merupakan pokok pajak PKB yang tidak atau belum dibayar sampai 2012 (di bawah tahun 2013) dengan pengurangan sebesar 100 persen (penggratisan/ pemutihan) sedangkan pengenaan PKB di atas tahun 2013 sesuai ketentuan yang berlaku. Artinya, pemilik kendaraan yang tertunggak sampai berapa tahun pun dapat menghidupkan atau mengaktifkan kembali STNK-nya dengan hanya membayar PKB tahun 2013 dan 2014 tanpa denda.           

Menurut data BPK diperkirakan terdapat 1.319.747 kendaraan yang tidak membayar pajak sejak tahun 2009 atau dalam lima tahun terakhir dengan nilai nominal sekira Rp 908,9 miliar. Dengan program ini, diharapkan sebagian besar pajak tertunggak tersebut dapat dijaring, sehingga tidak menambah benar piutang Pemprovsu sekaligus diperoleh data akurat berapa sebenarnya kenderaan yang tidak hidup STNK yang masih ada dan laik jalan atau belum rusak atau telah dijual oleh pemiliknya.           

Kadispenda Sumut, Rajali memimpin langsung rapat akurasi pelaksanaan program tersebut pada Selasa (16/12)  di Wisma Benteng Medan. Turut hadir Dirlantas Poldasu Kombes Pol Refdi Andri, para kabid dan seluruh pimpinan UPT Samsat se-Sumut serta pimpinan Jasa Raharja dan Bank Sumut tersimpul semua pihak siap menyukseskan program ini dengan serius.         

Gubsu berharap semua petugas di lapangan komit dan konsekuen melakukan pelayanan prima dan terhadap petugas yang mempersulit dipesilahkan dilaporkan kepada Pemprovsu sebagai leading sector. Gubsu juga mengatakan, para petugas di lapangan harus lebih mengutamakan rasa tanggung jawab, bukan karena takut kepada sanksi.        

Rajali menambahkan, pembebasan denda PKB dan BBN-KB ini juga diberikan kepada wajib pajak (WP) pindah antar-Samsat maupun antarprovinsi terkait, dengan Surat Keterangan Fiskal dan pembebasan denda PKB maupun BBN-KB diberikan kepada WP yang melakukan pengesahan, ganti STNK, BBN-II dan seterusnya, BBN Lapor Tiba untuk semua jenis kendaraan bermotor, baik umum maupun tidak umum.          

Sementara itu Kepala Divisi Asuransi Jasa Raharja melalui Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumut Markus Horo SH menjelaskan, sehubungan program ini pihaknya juga memberikan kebijaksanaan pembebasan denda hanya untuk Denda SWDKLLJ sebesar 100 persen untuk periode tahun 2010, 2011 dan 2012. Pokok dan Denda SWDKLLJ tahun 2013 dan 2014 serta Pokok SWDKLLJ tahun 2010, 2011 dan 2012 tetap dikutip sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

Pada hari pertama pemberlakuan program ini Rabu (17/12) hingga pukul 15.00 WIB tercatat sudah 7.889 WP yang mengurus PKB maupun BBN-KB atau terdapat kenaikan 2000-an dibanding pada sehari sebelumnya yang hanya sekitar 5.168 wajib pajak.

Terpisah, Doli, warga Garu III, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas menyambut antusias program tersebut. Meski harus menunggu lama sekitar hampir 3 jam, ia mengaku senang akhirnya program ini diluncurkan oleh pemerintah.

"Padahal sempat baca di media massa, bahwa penghapusan sanksi administrasi ini ditunda. Tapi begitu dengar informasi sudah berjalan mulai hari ini (Rabu, Red), saya langsung mengurusnya," ungkap ayah 2 anak itu.

Dia mengaku, adanya program ini sangat membantu dalam hal keuangan. Sebab biaya yang dia keluarkan untuk tunggakan pajak kendaraannya yang sudah dua tahun, tidak begitu besar.

Category: Berita Online | Views: 542 | Added by: fztm | Tags: Kendaraan, Diputihkan, Nunggak, Pajak | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]