Pasien Ditelantarkan di RS Elisabeth - 26 November 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » November » 26 » Pasien Ditelantarkan di RS Elisabeth
7:15 PM
Pasien Ditelantarkan di RS Elisabeth

Tersandung Biaya, Pasien Ditelantarkan di RS Elisabeth

 

MEDAN

Salah satu pasien bernama Menag Sihite (24) di Rumah Sakit Santa Elisabeth (RSE) di duga diterlantarkan karena tak sanggup membayar biaya selama menjalani perawatan di RSE yang berada di Jalan Haji Misbah No 7. Pasien diterlantarkan karena sudah banyak hutang sehingga tak diberi obat.

Seperti yang dikatkan Ampi Sihite (23) adik kandung pasien. Awalnya abangnya mengalami kecelakaan setelah pulang dari rumah kawannya pada tanggal 25 Oktober lalu. Warga Tebing Tinggi ini dibawa ke rumah sakit daerah di sana, karena rumah sakit tersebut tak memiliki peralatan lengkap, abangnya dirujuk ke RSE.

Sudah sebulan Menag di RSE, ia sempat dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU). Namun, sekitar seminggu belakangan obat untuk Menag berhenti, infusnya juga tak dipasang kembali.

"Kami tak menutupi kalau abang saya di beri makan, pakaiannya diganti tapi obatnya gak ada lagi. Sampai mamak saya bertanya kenapa gak dikasi obat, apa karena kami beli obat secara kredit dan kami masih terhutang. Padahal mamak saya sudah memohon kepada pihak rumah sakit tapi tak ada tanggapan. Padalah kondisi abang saya masih belum sadar," terangnya pada Wartawan.

Lanjunya, kemungkinan pihak rumah sakit tidak mempercayai keluarganya. Karena sejak masuk ke RSE hutang untuk perawatan sudah sampai sekitar Rp100 juta. "Sebelumnya sudah ada dibayarkan ke rumah sakit tapi saya gak tahu berapa mamak dan bapak yang tahu. Itupun uang hasil pinjaman, masih hutang. Ini keluarga sedang mengurus kartu BPJS Kesehatannya, tapi kami bingung juga karena di sini tak menerima pasien BPJS kemungkinan akan dipindah tapi belum tahulah bagaimana ini. Kami ingin kesembuhan abang saya, dan hutang itu pasti kami cicil," ujarnya sembari mengatakan abangnya mengalami luka pada bagian kepala dan luka-luka pada bagian kaki dan berada di Ruangan Santa Lidwina.

Dikatakan Ampi lagi, setelah pihak Ombudsmen RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) datang melihat keadaan abangnya. "Terjadi perbincangan, setelah pihak Ombudsmen pulang abang saya langsung diberi obat," katanya lagi.

Sementara itu, Adyadi Siregar, Ketua Ombusmen RI Perwakilan Sumut, menuturkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Terdapat pasien kurang mampu yang diterlantarkan di RSE.

"Info yang kita terima mereka sudah habis Rp12 juta untuk pengobatan di RSE itu karena meminjam. Jadi sudah hampir sebulan, karena pasien ini juga tak mengerti pihak rumah sakit mengatakan mereka sudah terhutang sekitar Rp100 juta. Karena tak sanggup, sekitar seminggu lalu obat untuk pasien ini diberhentikan. Tak ada tindakan medis.

Pasien bahkan tak sadarkan diri," terangnya.

Setelah melihat kondisi pasien, akhirnya

Pihaknya menyampaikan persolan tersebut. Menurutnya ini pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM), karena manusia punya hak hidup. "Jadi, jangan sampai tak ada tindakan apapun. Apalagi tak memberikan obat. Saat ini kita menyarankan untuk mengurus BPJS Kesehatan agar bisa dipindah ke rumah sakit lain, mengingat RSE tak menerima pasien BPJS. Dan, masalah hutangnya dia inikan orang miskin, tapi keluarga menjamin akan menyicil. Artinya pasien ini dapat pelayanan dulu baru bicara masalah hutang," pungkasnya.

Pantauan di RSE, pasien bernama Menag sudah diberikan obat dan diberikan pelayanan. Begitupun keluarga berharap agar Menag bisa dipindah ke rumah sakit lain setelah kartu BPJSnya selesai, mengingat hutang akan bertambah bila bertahan di RSE. (bbs)

Category: Berita Online | Views: 571 | Added by: fztm | Tags: RS Elisabeth, Pasien Ditelantarkan | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]