Pemprov Tetapkan HET - 23 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 23 » Pemprov Tetapkan HET
8:23 PM
Pemprov Tetapkan HET

Terkait Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram 

 

Dua Bulan Ke Depan, Pemprov Tetapkan HET 

 

MEDAN

Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di Provinsi Sumatera Utara (Provsu) masih dalam pembahasan. Diperkirakan waktu yang dibutuhkan 2 sampai 3 bulan ke depan.

"Tadi memang ada pembahasan HET tapi belum menentukan berapa nilai HET," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian dan Perdagagan Pemprov Sumut, Roully Tambunan kepada Wartawan, Selasa (23/12).

 

Pertemuan itu, kata dia, tertuang dalam rapat pembahasan permohonan penyesuaian dan penetapan harga gas elpigi subsidi 3 kilogram di Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu pula, ungkap Roully, diperlukan pendapat-pendapat dari berbagai instansi seperti masyarakat yang diwakili oleh anggota dewan.

 

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan tim guna terjun langsung ke lapangan mengetahui situasi dan kondisi di masyarakat. Selain Disperindag Sumut, pertemuan dihadiri Biro Perekonomian Setdaprovsu, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), Komisi B DPRD Sumut, dan Dinas Pertambangan Sumut.

 

Mengenai pengawasan diakui Roully hal itu bukanlah wewenang pihaknya. Dia mengatakan berdasar Surat Keputusan Gubernur Sumut, tugas pengawasan ada di Dinas Pertambangan Sumut. "Kalau ada penimbunan, barulah kita yang bergerak, tetapi kita harus melapor ke kepolisian. Setelah itu, kepolisianlah yang bertindak sesuai dengan jalur hukum," ucapnya.

 

Wakil Ketua Bidang Elpiji Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas (Migas) Sumut, Totok Dharma mengatakan, pihaknya mengajukan permohonan penyesuaian HET elpiji 3 kg dengan beberapa faktor yakni kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menambah biaya produksi baik untuk bahan bakar maupun spare part kendaraan ditambah lagi kenaikan upah minimum regional (UMR) memengaruhi kenaikan beberapa bahan kebutuhan.

 

"Dengan HET pada 2010 yang ditetapkan berdasarkan indikator tahun itu tentu sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Karenanya kami ajukan permohonan penyesuaian harga mengingat banyak perubahan yang terjadi sekarang," katanya.

 

Saat ini, jelas dia, Hiswana sudah memberlakukan harga sebesar Rp14.000 dari agen ke pangkalan dan sampai ke masyarakat sebesar Rp16.000 untuk 3 kg elpiji untuk menutupi seluruh biaya yang dikeluarkan sejak kenaikan BBM. Harga itu diharapkan bisa segera disetujui pemerintah provinsi supaya tidak lagi terjadi "harga liar" seperti terjadi akhir-akhir ini.

 

"Walau begitu tetap ada penindakan bagi pangkalan yang nakal menaikkan harga dari pangkalan (diatas HET). Jika ditetapkan pemerintah tentu akan lebih sah dan mempermudah pengawasan. Kami berharap pemerintah bisa segera mengesahkan besaran HET yang diajukan Hiswana Migas," pungkasnya.

Category: Berita Online | Views: 377 | Added by: fztm | Tags: Het, Elpiji 3 Kilogram, Pemprov | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]