Penganiayaan Oleh Bupati Taput - 8 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 8 » Penganiayaan Oleh Bupati Taput
11:45 PM
Penganiayaan Oleh Bupati Taput

Penganiayaan Oleh Bupati Taput

Segera Ditinjau Kapolresta Medan

MEDAN

Kepala Kepolisian Resort Kota Medan, Kombes Pol Nico Afinta akan meninjau perkembangan kasus dugaan penganiayaan oleh Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. Hal itu disampaikan Perwira Polisi dengan pangkat 3 melati di pundaknya itu, saat ditemui Wartawan di Mapolda Sumatera Utara, Senin (8/12) pagi. Disebut Nico, hal itu dilakukannya, sebagai komitmen untuk memproses kasus itu, sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

" Saya akan cek, apakah ada kendala. Namun, sejauh ini belum ada kendala karena ini kasus tindak pidana umum yang notabennya, sebenarnya Polsek juga bisa menanganinya, " ujar Nico.

 

Lebih lanjut, mantan Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu menyebut kalau pengecekan itu juga, untuk melihat apakah kasus itu perlu adanya backup dari Polresta Medan. Begitu juga dengan penanganan, dikatakannya kalau pengecekan itu dilakukan pihaknya, untuk melihat apakah kasus itu akan ditarik Polresta Medan, atau akan dilimpahkan ke Polda Sumut.

 

" Kalau untuk penarikan penanganan kasus itu ataupun pelimpahannya ke Polda, kita lihat setelah gelar perkara. Nanti kita tentukan jadwalnya, " tandas Nico mengakhiri.

 

Sementara itu, pihak pelapor melalui pendampingnya berinisial CP yang kembali dikonfirmasi Wartawan via telepon, Senin (8/12), berharap pihak Polresta Medan, dapat menegakkan supremasi hukum, khususnya pada kasus yang menimpa mereka. Disebutnya, dalam kasus ini pihaknya hanya berharap dengan Kepolisian, untuk memberi keadilan pada mereka. Oleh karena itu, dikatakan CP kalau pihaknya akan terus berjuang, untuk mendapatkan keadilan tersebut.

 

" Dalam waktu dekat ini, kita berencana melakukan demonstrasi. Tidak hanya ke Polda Sumut, kita juga akan berdemo ke Mabes Polri, menuntut keadilan atas laporan kita ini, " tandas CP singkat.

 

Diketahui sebelumnya, kasus itu dilaporkan oleh seorang wanita bernama Widhiastuty Suwardianto pada Rabu (20/11/2014) lalu. Dalam laporannya, wanita berusia 37 tahun yang tinggal di Karawaci Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas Kota Tanggerang itu mengaku dianiaya oleh Nikson, saat berada di kamar 804 Hotel Soechi, Jalan Cirebon. Akaibat penganiayaan itu, wanita yang akrab disapa Widhia itu, mengalami luka memar di kuping, pipi dan leher.

 

Atas kejadian itu juga, 2 orang Wartawan di Tapanuli Utara berinisial CP dan LHS ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijadikan sebagai tersangka penistaan dan pemerasan, berdasarkan laporan pihak Nikson Nababan yang tertuang dalam LP/242/XI/2014/SU/RES TAPUT/SPKT, tertanggal 27 November 2014. Begitu juga dengan surat kabar yang menjadi media terbitnya berita dugaan penganiayaan oleh Nikso Nababan tersebut, disita Polisi sebagai barang bukti.

 

" Saat kejadian itu, kebetulan saya sedang di sana. Langsung saya tanyai korban. Kata korban, penganiayaan itu karena terlapor cemburu setelah melihat ada foto seorang laki-laki di handphone milik korban, " ungkap CP beberapa waktu lalu.

Category: Berita Online | Views: 415 | Added by: fztm | Tags: Penganiayaan, Kapolresta, Bupati Taput | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]