Penumpang Lion Air Menginap - 4 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 4 » Penumpang Lion Air Menginap
9:53 PM
Penumpang Lion Air Menginap

Dua Penumpang Lion Air Menginap di KNIA

 

KUALANAMU- Ruang Office In Charge (OIC) Bandara Internasional Kualanamu didatangi penumpang maskapai Lion Air, Ruben Josua Sitorus (31) asal Kampung Pakamraya Desa Simpangtiga Kabupaten Asahan, kemarin. Pasalnya, pesawat yang ditumpanginya dengan nomor penerbangan JT 902 tujuan Bandung diklaim maskapai tiketnya hangus.

 

Ceritanya, Ruben yang seharusnya bertolak ke Bandung, Sabtu (3/1) pukul 13.15 WIB itu sudah datang ke Kualanamu Internasional Airport (KNIA) sekitar pukul 12.10 WIB bersama seorang putranya, Wilson Octman (3). Namun, saat ingin melakukan check-in, ia yang membeli tiket melalui agen perjalanan itu menyimpan kode booking di telepon genggamnya.

 

"Begitu sampai langsung saya tunjukkan. Tapi petugas yang berseragam itu bilang dirinya sudah terlambat untuk check-in," kata Ruben di Ruang OIC KNIA Lantai II, Minggu (4/1) siang.

 

Informasi dihimpun, Ruben langsung menunjukkan kode booking kepada petugas counter check-in Lion Air bernama Rahma (19). Lanjut Ruben, akibat hal ini ia terpaksa harus menginap di bandara yang berkode internasional KNO tersebut sejak Sabtu (3/1).

 

Ingin menuntaskan permasalahan itu, Ruben mengadu ke PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara yang berhasil bertemu dengan Muhammad Syukur selaku Manager Airport Duty KNIA.

 

Dalam pertemuan itu, Ruben bercerita, ketika akan beranjak ke lantai dasar KNIA, dia mengaku mendatangi petugas informasi bandara guna mempertanyakan di mana tempat membeli tiket pesawat. Menurut Ruben, tujuannya ke Bandung karena ingin kembali bekerja sebagai supir lintas yang mengaku sudah 8 tahun melakoni pekerjaannya.

 

"Dari petugas informasi itupun pesawatnya delay menjadi pukul 13.45 WIB. Saya langsung ke counter check-in tadi meminta penjelasan sekaligus mengembalikan tiketnya," kata dia.

 

Sesampainya di counter check-in lagi, ia tak menerima penjelasan yang menguntungkan baginya. Pasalnya, tiket yang hangus itu hanya dikembalikan 10 persen dari harga beli. Sehingga, ia menganggap maskapai Lion Air memiliki pelayanan yang buruk.

 

"Istri dan anak 1 lagi sudah netap disana. Pakai seragam ini yang nyuruh ke bawah bagian pojok," kata dia sembari menunjuk dua petugas check-in Lion Air, Husein dan Taufik yang ada di Ruang OIC.

 

Terjadi negosiasi antara Ruben dengan dua petugas Lion Air tersebut. Ruben menginginkan solusi secepatnya dapat bertolak ke Bandung. "Karena batal berangkat aku dipecat dari pekerjaanku sebagai supir. Kalau sudah dipecat keluargaku mau makan apa, pihak Lion Air apa mau menghidupi keluargaku," tambah dia.

 

Menanggapi hal ini, Muhammad Syukur mengatakan, Lion Air bersedia bertanggung jawab atas kejadian ini sebesar 50 persen dari biaya tiket kedua penumpang tersebut. "Sisanya ditanggung Ruben, besok mereka akan berangkat," sebutnya.

Category: Berita Online | Views: 376 | Added by: fztm | Tags: Menginap di KNIA, Lion Air, Penumpang, Dua | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]