Politik Anggaran Medan Gagal - 29 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 29 » Politik Anggaran Medan Gagal
6:44 PM
Politik Anggaran Medan Gagal

Serapan dan Perolehan PAD Minim

Politik Anggaran Pemko Medan Gagal

MEDAN

Minimnya serapan anggaran serta perolehan pendapatan asli daerah (PAD) oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dinilai wajar. Pasalnya, target yang dibebankan baik berupa PAD maupun serapan anggaran kepada SKPD dianggap terlalu besar.

"Wajar serapan anggaran dan perolehan PAD tidak terpenuhi, karena targetnya yang terlalu besar," ujar Anggota DPRD Fraksi Golkar, Sabar Syamsurya Sitepu, Senin (29/12).

Penetapan target yang terlalu besar, dinilai Sabar merupakan bagian dari politik anggaran yang sedang dilakukan oleh Pemko Medan.  Dimana, besaran anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sangat berpengaruh terhadap penerimaan dana alokasi umum (DAU).

"Kalau APBD-nya tinggi, maka Pemko Medan akan menerima DAU yang lebih tinggi. Jadi, disitu politik anggaran yang dilakukan Pemko Medan, tapi politik anggaran itu tidak berjalan mulus, atau dengan kata lain gagal,"jelas Sabar.

Secara pribadi, penasehat Fraksi Golkar DPRD Medan mengaku miris dengan politik anggaran yang dilakukan oleh Pemko Medan, karena memberatkan SKPD.

"Ini kondisi real (nyata), coba lihat hanya beberapa SKPD yang mampu memperoleh PAD melampaui target, selebihnya tidak,"beber anggota dewan yang duduk di Komisi D itu.

Pencapaian target, kata dia, dapat dijadikan salah satu indikator penilaian kinerja dari SKPD. Maka, Sabar meminta Wali Kota Medan mengambil kebijakan terhadap SKPD yang tidak dapat bekerja dengan baik. "Perlu dievaluasi juga kinerja SKPD yang tidak maksimal,"ucapnya.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Medan, Irsal Fikri mempertanyakan ketidakmampuan SKPD dalam menjalankan program yang sudah disusuh didalam APBD.

Sebelum APBD disahkan, Pemko Medan terlebih dahulu melakukan kajian serta usulan ke DPRD Medan mengenai rencana pembangunan.

"Karena target dan perencanaan dianggap wajar oleh DPRD, maka anggaran itu disahkan oleh lembaga legislatif. Tentu, yang perlu dipertanyakan ketidak mampuan SKPD dalam menjalankan perencanaan yang sudah direncanakan sebelumnya,"ujar Irsal.

Fraksi PPP, lanjut dia, akan terus mengkritisi kinerja SKPD yang tidak dapat berjalan maksimal baik dalam melakukan serapan anggaran dan memaksimalkan target PAD. "Wali Kota perlu melakukan evaluasi secara mendalam, apakah pergantian pucuk pimpinan SKPD, atau perubahan sistem yang sudah ada,"bebernya.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Sulpan menuturkan serapan anggaran 2014 sama seperti serapan anggaran 2013 yakni 80 persen dari target yang telah ditetapkan.

Dia mengaku, seluruh SKPD dibebankan target yang tinggi, agar dapat bekerja secara maksimal. "Didalam perencanaan memang seperti itu, target yang ingin dicapai harus tinggi,"kata Sulpan saat ditemui diruang kerjanya secara terpisah.

Namun, dirinya enggan mencampuri urusan SKPD yang tidak mampu menjalankan program yang sudah dituang didalam APBD.

"Itu bukan tugas saya, BPKD hanya bertugas sebagai juru bayar, berdasarkan Surat Permintaan Membayar (SPM) yang telah ditetapkan SKPD,"ungkapnya.

Sulpan membantah apabila target APBD yang terlalu besar berpengaruh terhadap penerimaan DAU. "Semakin besar penerimaan DAU, maka semakin besar APBD nya, bukan kebalikannya,"kilah mantan Kabag Anggaran Biro Keuangan Pemprovsu itu.

"Tahun ini Pemko Medan menerima DAU Rp1,3 Triliun, dan di tahun 2015 ada pengurangan DAU sebesar Rp130 Miliar,"lanjutnya.

Category: Berita Online | Views: 380 | Added by: fztm | Tags: Gagal, Pemko Medan, Politik Anggaran, Serapan dan Perolehan PAD | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]