Proyek IPAL Martubung Rp.58 M Dibatalkan - 8 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 8 » Proyek IPAL Martubung Rp.58 M Dibatalkan
7:07 PM
Proyek IPAL Martubung Rp.58 M Dibatalkan

Dewan Minta Proyek IPAL Martubung Rp.58 M Dibatalkan 

MEDAN

Kunjungan kerja Komisi C Bidang Keuangan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) ke salah satu proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) PDAM Tirtanadi di Martubung, Medan membuat para anggota dewan berang. Pasalnya berdasarkan tinjauan, pengerjaan dengan anggaran Rp.58 Miliar tersebut masih belum terlihat.

 

Wakil Ketua Komisi C Yulizar Parlagutan Lubis saat tiba dilokasi mempertanyakan pengerjaan proyek pembangunan IPAL tersebut kepada Direktur PDAM Tirtanadi Ahmad Thamrin. Sebab bangunan dirinya tidak melihat ada tanda-tanda fisik dari anggaran miliaran sejak Januari 2014 silam.

 

"Mana bangunan yang Rp.58 Miliar itu, kenapa tidak ada sama sekali bentuk fisiknya. Kita mau tahu itu," ujar pria yang akrab dipanggil Puli di lokasi IPAL Martubung, Kamis (8/1).

 

Namun Ahmad Thamrin mengaku tidak mengetahui secara pasti seberapa besar persentase pengerjaan yang telah diselesaikan oleh kontraktor. Ia pun lantas meminta para anggota dewan menunggu penjelasan dari Pimpinan Proyek (Pimpro) yang lebih memahami.

 

"Proyeknya memang disini, tetapi untuk jelasnya, kita tunggu Pimpro menjelaskan, dia lebih paham," kata Thamrin.

 

Selang beberapa menit, Pimpro yang diketahui bernama Suhairi tiba dan segera menjelaskan perihal progres pengerjaan proyek tersebut dihadapan para anggota dewan yang hadir.

 

Namun belum selesai menjelaskan, anggota Komisi C Jubel Tambunan yang ikut bersama dengan rombongan langsung merasa terkejut karena ternyata belum ada progres yang jelas untuk menyelesaikan pengerjaan fasilitas pelayanan publik tersebut. Dirinya punangsung mempertanyakan apa yang dikerjakan Pimpro selama satu tahun.

 

"Sudah seperti apa progresnya. Kalau masih nol, jadi apa saja yang dikerjakan selama setahun ini,?" kata Jubel.

 

Menjawab pertanyaan tersebut, Suhairi menjawab jika ada kendala dalam proses perizinannya. Dirinya mengatakan bahwa izin dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) untuk penggunaan air Sungai Deli belum keluar, begiriu juga dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintah setempat.

 

Suhairi juga mengaku belum ada pengerjaan selama setahun sejak dimulainya proyek tersebut. Sebagaimana diketahui segala pengurusan perizinan menjadi tanggung jawab pelaksana proyek.

 

"Memang kita terkendala di izin dari BWSS dan Pemko," kata Suhairi.

 

Suhairi hanya mengatakan jika pelaksanaan proyek akan dilanjutkan hingga sampai April 2015 dengan target sebesar 30%. Sedangkan untuk sisanya, 70% akan selesai September 2015 dengan dilakukan adendum terlebih dahulu atau dikontrak kembali. Untuk anggarannya sendiri, ia mengatakan sudah digunakan sebesar 20% dari total Rp. 58 Miliar atau sekitar Rp. 11,6 Miliar.

 

"Targetnya kita di September ini pak," sebut Suhairi.

 

Mendengar alasan itu, Puli langsung menyatakan jika pihaknya berencana akan membahas hal ini di Komisi dan meminta agar proyek tersebut dibatalkan dan di tender ulang. Menurutnya, anggaran yang ada harus benar-benar digunakan dengan tepat.

 

"Kalau tidak dikerjakan, ya batalkan proyeknya, kembalikan uangnya," katanya.

 

Sementara Ketua Komisi C Muchrid Nasution menyebutkan jika pihaknya akan memanggil lembaga terkait seperti BWSS dan Pemko Medan untuk meminta penjelasan atas izin penggunaan air sungai dan IMB.

 

"Kita akan panggil pihak terkait agar bisa diketahui apa masalahnya," pungkasnya.

Category: Berita Online | Views: 417 | Added by: fztm | Tags: Martubung, Proyek IPAL, Dewan, Rp.58 M Dibatalkan | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]