Rahudman Jalani Sidang - 9 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 9 » Rahudman Jalani Sidang
6:48 PM
Rahudman Jalani Sidang

Rahudman Jalani Sidang PK di PN Medan

 

#JPU dan PH Kena 'Repet' Hakim

 

MEDAN-Mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap menjalani sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (9/1) siang. Atas kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2005 Rp1,5 miliar.

 

Sidang perdana dengan agenda pembacaan memori PK itu dipimpin majelis hakim diketuai Robert Hendri. Sementara dari pihak pemohon PK dihadiri langsung Rahudman Harahap didampingi tim kuasa hukumnya, Mansyur Munir dan kawan-kawan. Sedangkan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut, diwakili Polim Siregar.

 

Majelis hakim yang dipimpin Robert Hendri menyatakan memori PK pemohon setebal 121 halaman itu dianggap telah dibacakan tanpa ada perubahan."Bagaimana pak Rahudman sehat bapak," tanya Majelis hakim

 

Rahudman yang menggenakan kemeja putih dan celana panjang hitam mengatakan baik."Sehat pak majelis hakim," jawab Rahudman dari kursi pesakitan di ruang utama PN Medan.

 

Sayangnya, memori PK mantan Wali Kota Medan itu sama sekali tidak dibacakan pada sidang yang dihadiri ratusan pengunjung yang memadati ruang utama PN Medan.

 

"Permohonan ini dinyatakan telah dibacakan tanpa ada perubahan,"kata Robert setelah mendapat persetujuan dari pengacara Rahudman.

 

Menanggapi permohonan PK tersebut, Jaksa Polim Siregar meminta waktu satu minggu untuk menyiapkan tanggapan. Permintaan itu pun dikabulkan majelis hakim."Minggu depan akan menanggapi memory PK itu," kata Polim.

 

Ditanyakan seputar PK Rahudman Harahap, Polim enggan berkomentar panjang."Minggu depan lah, semua akan beri komentar melalui tanggapan itu," tutur Polim sembari meninggal gedung PN Medan.

 

Semantara itu, Rahudman Harahap mengatakan dirinya berupaya mencari keadilan melalui permohonan PK yang diajukannya ke Mahkamah Agung (MA). Dia pun berharap upaya ini berhasil karena menyangkut nama baiknya.

 

"Mudah-mudahan berhasil karena ini menyangkut nama baik saya,"katanya.

 

Ketika ditanya dirinya yang terlihat bugar dan bertambah gemuk, Rahudman sambil tersenyum menjawab,"Saya hanya menikmati." Selesai wawancara dengan wartawan. Kemudian, Rahudman pun meninggalkan gedung pengadilan dari pintu belakang dikawal sejumlah pria.

 

Mansyur Munir, salah seorang penasehat hukum Rahudman Harahap mengungkapkan, pihaknya mengajukan sejumlah bukti baru (novum) dalam permohonan PK untuk mematahkan putusan kasasi MA. Salah satu bukti baru yang mereka ajukan, yakni Surat Keputusan Otorisasi (SKO) Bupati Tapsel yang memerintahkan pencairan dana APBD agar pemerintahan tetap berjalan.

 

"Rahudman didakwa menggunakan dana APBD Tapsel sebelum disahkan. Jadi, kami menyertakan SKO yang dikeluarkan bupati karena saat itu APBD belum ada,"katanya.

 

Dia menyebutkan juga menyampaikan 12 bukti baru (Novum) dan 7 Bukti at informandum atau bukti surat-surat yang akan disampaikan dalam PK itu." Semoga sidang PK ini berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik juga untuk pak Rahudman," pungkasnya.

 

Untuk diketahui, mantan orang nomor satu di Pemko Medan itu dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan oleh majelis hakim kasasi MA yang diketuai Artidjo Alkostar.

 

Rahudmana Harahap dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyaluran dana TPAPD Tapsel tahun 2005 yang merugikan negara Rp 1,5 milliar saat menjabat Sekda Tapsel. Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Medan

 

Sebelumnya, Pengadilan tipikor Medan, pada 15 Agustus 2013 lalu, mengeluarkan putusan Rahudman, dalam kapasitasnya sebagai mantan Sekda Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau menyalahgunakan kewenangannya. Rahudman dinyatakan bebas murni.

 

Dalam perkara ini, JPU menyatakan terdakwa dengan dakwaan primer melanggar  Pasal 2 ayat 1 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana, Dakwaan subsider melanggar pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dan dakwaan lebih subsider pasal 9 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

 

JPU sebelumnya menuntut  Rahudman dipidana selama 4 tahun penjara denda Rp500 juta serta uang penganti Rp480 juta.

 

#JPU dan PH Kena 'Repet' Hakim

 

Pada sidang ini, terlihat Majelis hakim 'merepeti' penasehat Hukum Rahudman Harahap dan Jaksa Polim Siregar yang bersidang tanpa memakai pakaian toga atau baju seragam sidang. Pasalnya, Penasehat hukum dan JPU hanya menggenakan baju kemeja biasa. Tidak menggenakan baju toga warna hitam. Saat ditanya apakah kuasa hukum dan jaksa memiliki toga, mereka mengatakan menyimpannya di tas.

 

Mereka pun, menjawab memiliki dan bawa baju toga itu."Ada pak majelis hakim," jawab mereka.

 

"Kalau punya kenapa tidak dipakai? Itu pakaian kebesaran kita untuk dipakai kalau sidang, bukan disimpan di tas!"semprot Robert.

 

Kekesalan Robert tidak sampai di situ. Dia bahkan mengancam pengacara dan jaksa tidak bisa mengikuti sidang berikutnya bila tidak memakai toga. "Minggu depan jangan duduk di sini jika Saudara tidak memakai toga,"tegasnya.

 

Dari pantauan Wartawan, tampak puluhan Bodyguard mengawal dan mendampingi Rahudman Harahap untuk mengamankan jalannya sidang. Baik didalam ruang maupun diluar ruang sidang. Begitu juga, sidang itu mendapat pengawal dari pihak kepolisian dari Polsekta Medan Baru yang berjaga-jaga di gedung PN Medan.

Category: Berita Online | Views: 422 | Added by: fztm | Tags: Rahudman, ph, Jalani Sidang PK, JPU, PN Medan, Hakim | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]