Rekanan PT AP II Pecat Sepihak 40 Karyawan - 11 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 11 » Rekanan PT AP II Pecat Sepihak 40 Karyawan
6:23 PM
Rekanan PT AP II Pecat Sepihak 40 Karyawan

2 Rekanan PT AP II Pecat Sepihak 40 Karyawan

 

DELISERDANG- Kantor Satuan Kerja (Satker) PT Angkasa Pura (AP) II Cabang Kualanamu International Airport (KNIA) yang berada di dekat Gedung Serba Guna mendadak didatangin 40 karyawan outsourching. Pasalnya, 40 karyawan outsourching dibawah naungan PT AP II Cabang KNIA dipecat secara sepihak.

 

Dengan membawa spanduk bertuliskan kecaman dan tuntutan itu, mereka menginginkan dapat diperkerjakan kembali. Pemecetan tersebut dinilai dua perusahaan yang merekrut mereka, tanpa ada surat resmi dari Direksi PT AP II.

 

Ebit (27), karyawan pegawai outsourching di bagian Terminal Operation Service (TOS) menuturkan surat pemberitahuan yang diterima mereka hanya untuk melakukan sosialisasi masa kerja karyawan. Ia juga mengaku awal terima surat undangan terkait pemberitahuan sosialisasi pada 29 November 2014 lalu.

 

"Itu tentang sosialisasi kontrak kerja. Namun nyatanya 30 November 2014 tiba-tiba sudah tidak dipekerjakan lagi. Padahal dari surat pemberitahuan sebelumnya, masa kerja kami habis harusnya 31 Desember," ungkap dia, Kamis (11/12) pagi.

 

Dikatakan dia, 40 karyawan yang dipecat tersebut, sudah ada yang mengabdi selama 8 tahun. Menurut dia, surat pemberitahuan terkait sosialisasi masa kerja karyawan tersebut menjadi tameng PT AP II untuk memberhentikan 40 karyawan yang bekerja di bagian Informasi dan TOS di Terminal Penumpang KNIA. Alasan pemecatan tersebut karena kuota karyawan sudah memenuhi.

 

"Ada yang paling lama kerja, 8 tahun itupun dipecat dari Bandara Polonia. Kami tidak dipekerjakan lagi per 1 Desember," ungkapnya seraya merincikan perempuan ada enam orang di bagian Informasi dan 34 lainnya laki-laki di bagian TOS yang sepihak oleh dua perusahaan tersebut.

 

Kedua perusahaan itu, lanjut dia, PT Sahara Outsourching Security yang terletak di Jalan Setia Budi Komplek NCC Blok B2 No 234 dan PT Prima Savira di Jalan T Amir Hamzah Komplek Griya Riatur Indah Blok B No 20 Medan Helvetia. Diakuinya, selama bekerja sebagai pegawai outsourching di bandara yang berkode internasional KNO tersebut, mereka menerima gaji Rp2,5 juta per bulan.

 

"Gaji tidak ada dipotong, kecuali akhir bulan ini sebelum dipecat. Pesangon juga enggak ada dapat," kata dia.

 

Menurut dia, janji awal selama bekerja di PT Sahara Outsourching Security hanya 4 bulan menjadi pegawai outsourching yang kemudian akan diserahkan ke PT AP II. Selain itu, ia mengaku sejak diterima bekerja di KNIA, sebelum dipecat belum menerima kontrak kerja.

 

"Minta kontrak malah tidak dikasih, alasannya sampai adendum kelima tapi nyatanya kami dibuang, kan kami bukan sampah. Masuk kesini pakai tes dan seleksi bukan sembarangan," ucapnya.

 

Namun Manager Pengamanan PT AP II, Kuswadi tampak risih ketika 40 karyawan outsourching itu mengutarakan aspirasinya. Ia meminta agar menyampaikan aspirasinya tak perlu dengan membentang spandu yang bertuliskan kecaman.

 

"Tadi bagus-bagus sini, jangan beginilah. Kenapa ada demo pakai spanduk begini, enggak boleh ada demo di bandara," ujarnya sembari memerintahkan anggotanya untuk menggulung spanduk dan menunggu pejabat PT AP II untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

 

"Sudah gulung spanduk kalian, jangan sampai lama-lama, nanti kan bisa dibicarakan sama pejabat AP II langsung persoalan dan diselesaikan bersama," sebutnya mengakhiri.

 

40 karyawan tersebut tampak menunggu kehadiran pejabat PT AP II meski sudah ditenangkan oleh pengamanan. Namun sayangnya, para pendemo tak berhasil bertemu dengan pejabat PT AP II Cabang KNIA. Pasalnya, sejumlah pejabat sedang sekolah pendidikan seperti Manager Humas PT AP II Cabang KNIA, Dewandono Nugroho Prasetyo.

Category: Berita Online | Views: 477 | Added by: fztm | Tags: Pecat Karyawan, Rekanan PT AP II | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]