Sepanjang Tahun 2014 1960 Isteri Gugat Cerai Suami - 7 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 7 » Sepanjang Tahun 2014 1960 Isteri Gugat Cerai Suami
6:36 PM
Sepanjang Tahun 2014 1960 Isteri Gugat Cerai Suami

Terjadi Sepanjang Tahun 2014

1960 Isteri Gugat Cerai Suami 

 

MEDAN

Sebanyaknya 1960 wanita di Medan, menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Kelas I A, sepanjang tahun 2014. Dari jumlah itu, sebanyak  1660 wanita resmi bercerai dan 300 gugatan, masih dalam proses sidang.

Sementara sebanyak 13 perkara, tidak sempat masuk karena ditolak (NO). Hal tersebut disampaikan Wakil Panitera Pengadilan Agama Medan Kelas I A, Drs Aidil ketika dikonfirmasi Wartawan, Rabu (7/1) siang.

"Untuk suami yang menggugat cerai isteri selama tahun 2014, berjumlah 653 perkara. Sebanyak 523 perkara sudah diputus, sehingga bersisa 130 perkara. Sementara 11 perkara, tidak diterima (NO)," ungkap Aidil.

Lebih lanjut, Aidil menyebut kalau faktor penyebab perceraian tertinggi, adalah faktor meninggalkan kewajiban berjumlah 636 yang terbagi pada tidak ada tanggung jawab 486, ekonomi 136 dan kawin paksa 2. Selanjutnya, Aidil menyebut kalau faktor perceraian itu adalah faktor terus menerus berselisih berjumlah 570 yang terbagi pada tidak ada keharmonisan berjumlah 358, gangguan pihak ketiga berjumlah 205 dan politis berjumlah 7 perkara.

Begitu juga dengan faktor menyakiti jasmani berjumlah 402 yang terbagi, kekejaman jasmani 310, kekejaman mental 92 dan cacat biologis berjumlah 2. Sementara faktor moral, berjumlah 105 yang terbagi pada krisis akhlak berjumlah 86, cemburu berjumlah 16 dan poligami tidak sehat berjumlah 3.

"Berdasarkan sidang yang kita gelar, faktor penyebab perceraian memang meninggalkan tanggung jawab. Dari faktor itu, kami melihat yang tergugat terlibat dengan narkoba. Seperti kalau tergugat dipenjara ataupun berprilaku tidak wajar seperti selingkuh serta malas bekerja, " sambung Aidil.

Sebelum mengakhiri, Aidil juga menyebut kalau jumlah tersebut menunjukkan kesadaran masyarakat untuk taat peraturan meningkat. Disebut Aidil, kesadaran akan kesulitan yang dihadapi ketika berhadapan dengan ketentuan hukum seperti sulit ketika hendak menikah lagi, sudah disadari masyarakat. Namun, Aidil tidak menampik masih ada masyarakat yang melakukan perceraian di bawah tangan.

"Makanya, sebelum sidang perceraian dilakukan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2008, harus dilakukan mediasi. Jangka waktunya 40 hari. Namun kalau upaya mediasi itu gagal, dilaksanakan sidang. Kalau sidang perceraian, itu cacat formil. Memang, jumlah keberhasilan mediasi yang kita lakukan, sangat minim, " sambung Aidil.

Selain itu, Aidil juga menjelaskan kalau pihaknya juga menerima pengajuan perkara dengan gratis (prodeo). Disebut Aidil, prodeo itu ada 2 jenis yaitu prodeo yang dianggarkan pemerintah Rp300 ribu/perkara dan prode murni. Namun disebut Aidil kalau prodeo tersebut, terlebih dahulu harus diperiksa. Dikatakannya, Kalau Majelis Hakim bisa menerima, maka prodeo tersebut sah

"Tidak ribet sebenarnya untuk mengajukan gugatan cerai. Buat gugatan, daftarkan bayar panjar perkara tergantung. Selanjutnya, bayar PNB Rp30 ribu dan biaya proses Rp50 ribu. Untuk biaya panggilan, melihat jauh namun sudah ditetapkan Rp100 ribu/orang. Setelah perkara putus, bayar biaya redaksi Rp5 ribu dan materai Rp6 ribu, " tandas Aidil.

Category: Berita Online | Views: 352 | Added by: fztm | Tags: suami, Isteri, Gugat Cerai, 1960, Sepanjang Tahun 2014 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]