Sumut Dijatah Dana Desa - 23 November 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » November » 23 » Sumut Dijatah Dana Desa
7:51 PM
Sumut Dijatah Dana Desa

2015, Sumut Dijatah Dana Desa Rp 384 Miliar

 

JAKARTA

Desa-desa di wilayah Sumut bakal mendapatkan guyuran dana desa yang berasal dari APBN sebesar Rp 384,043 miliar.

 

Penyaluran dana desa dilakukan secara bertahap pada tahun anggaran berjalan. Tahap I pada bulan April sebesar 40 persen, tahap II Agustus sebesar 40 persen, dan tahap III November 20 persen.

 

Dengan jumlah dana sebesar itu, bisa dipastikan kucuran APBN tersebut belum sesuai target  Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana masing-masing desa mestinya bisa mendapatkan dana per tahun dalam kisaran angka Rp 1 miliar. Sementara, jumlah desa di wilayah Sumut, berdasar data BPS tahun 2010, mencapai 5.770 desa.

 

Memang, sudah disepakati pemerintah dengan DPR, pengucuran dana desa untuk tahap awal masih disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

 

Berdasar data dari Direktorat Perimbangan Kemenkeu, untuk wilayah Sumut hanya 27 kabupaten/kota saja yang mendapat jatah dana desa, dengan jumlah yang variatif. Terbesar diterima Kabupaten Nias Selatan yakni sebesar Rp 33,379 miliar. (lihat grafis).

 

Dana desa disalurkan oleh kabupaten/kota kepada desa, dengan cara pemindahbukuan dari RKUD ke rekening kas desa.

 

Sesuai ketentuan UU Desa,dana desa digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.

 

Nantinya, jika kepala desa tak mampu menghabiskan dana desa, maka akan mendapatkan sanksi administrasi berupa pemotongan jatah dana desa untuk tahun berikutnya.

 

Karena itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengingatkan, kepala desa dituntut memaksimalkan anggaran pembangunan sesuai dengan kebutuhan desa itu sendiri. Dia juga mewanti-wanti kades hati-hati, jangan sampai  menyelengkan dana desa.

 

"Nanti laporan penggunaan dana itu akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," jelas Marwan Jafar dalam keterangannya, akhir pekan lalu.

 

Guru Besar Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar pernah mengingatkan mengenai pentingnya pengawasan penggunaan dana desa.

 

"Tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam rangka optimalisasi penggunaan anggaran untuk desa, yakni aspek perencanaan pembangunan, aspek penggunaan atau implementasi anggaran yang sesuai dengan perencanaan, serta aspek pelaporan atau pertanggungjawaban penggunaan anggaran," papar Hermanto beberapa waktu lalu. (bbs)

 

Alokasi Dana Desa Tahun 2015 (dalam miliar rupiah)

 

Provinsi Sumatera Utara

1. Asahan 12,7

2.  Dairi 9,7

3. Deli Serdang 27,63

4. Karo 18,54

5. Labuhanbatu 5,45

6. Langkat 17,45

7. Mandailing Natal 24,8

8. Nias 11,99

9. Simalungun  24,57

10. Tapanuli Selatan 16,507

11. Tapanuli Tengah 10,762

12. Tapanuli Utara 16,87

13. Toba Samosir 16,79

14. Kota PadangSidempuan 3,05

15. Pakpak Bharat 3,78

16. Nias Selatan 33,379

17. Humbang Hasundutan 11,12

18. Serdang Bedagai 17,23

19. Samosir 8.07

20. Batu Bara 10,108

21. Padang Lawas 22,03

22. Padang Lawas Utara 28,216

23. Labuhanbatu Selatan 3,78

24. Labuhanbatu Utara 6,03

25. Nias Utara 8,144

26. Nias Barat 7,99

27. Gunungsitoli 7,126

Total Rp 384,043 Miliar

Sumber: Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu

Category: Berita Online | Views: 556 | Added by: fztm | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]