Terancam Dihukum Mati - 8 January 2015 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2015 » January » 8 » Terancam Dihukum Mati
7:02 PM
Terancam Dihukum Mati

Pembunuh Pacar, Terancam Dihukum Mati

MEDAN

Pengadilan Negeri (PN) Medan menggelar sidang perdana kasus pembunuhan sadis yang dialami seorang pramusaji Marliza alias Liza (21), ditempat kerjanya di Cafe and Resto terminal jalan Karakatau Medan. Dengan terdakwa, Evan Rusmana (30) yang terancam dengan hukuman mati atas perbuatannya tersebut.

 

Hal tersebut terungkap dalam sidang yang digelar di Ruang Candra 1 Lantai III Gedung, Pengadilan Negeri Medan, Kamis, (8/1) sore. Dalam amar dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU), Mirza Erwinsyah, di hadapan majelis hakim yang diketuai Nelson J. Marbun, terdakwa Evan Rusmana   warga Jalan Gaharu, Gang Sidomulyo, Kecamatan Medan Timur telah melakukan pembunuhan terhadap Marliza pada Minggu, 21 september 2014, lalu.

 

JPU dalam dakwaannya, membacakan kronologis kejadian tersebut. Yang bermula saat Evan tengah duduk di dapur lalu didatangi korban dan kemudian terlibat percekcokan. Evan membawa korban ke dekat kamar mandi sembari adu mulut. Saat emosi, dia lalu memukul korban dengan botol minuman.

 

Adik korban Azmi (19) yang melihat kejadian itu mencoba melerai, namun ia pun di pukul dengan menggunakan botol. Kemudian Azmi kembali mengahalangi Evan saat melihat korban berlari hendak keluar dapur. Begitu melihat korban berlari, Evan kemudian mengambil pisau yang berada di meja dapur dan berusaha membunuh korban, namun adik korban kembali menghalanginya.

 

Di situ, Azmi lalu ditolakkan Evan hingga kembali jatuh dan rekan korban yang melihat langsung di lempar tersangka dengan menggunakan gelas yang berada di atas meja. Evan yang semakin emosi, mengejar korban lalu menghujamkan pisau ke kaki dan mendorong korban hingga jatuh..

 

Tak sampai di situ, Evan lalu kembali mendatangi adik korban dan menghujamkan pisau ke badan, kaki Azmi secara bertubi-tubi. Selanjutnya, Evan yang melihat korban berlari keluar dapur lalu mengejarnya dengan membawa pisau dan parang yang berada di tangan kanan dan kirinya.

 

Di teras cafe, dia lalu menangkap dan langsung menebas leher korban. sebanyak 2 kali. Di situ, dia mencoba kembali masuk ke dalam cafe dan mengancam penjaga kasir.

Emosinya yang semakin memuncak kembali mendatangi korban yang saat itu telah sekarat di lantai cafe.

 

Dia kembali menebaskan leher korban sebanyak dua kali hingga nyaris putus. Pengunjug, karyawan dan satpam cafe yang melihat kejadian tak dapat berbuat banyak karena diancam korban dengan menggunakan parang dan pisau di  tangannya

 

Dari kesimpulan pemeriksaan, korban Marliza tewas disebabkan oleh luka robek di leher, putusnya pembuluh besar nadi leher, saluran pernafasan dan saluran makanan akibat trauma tajam di leher.

 

Sementara, adikk korban, Azmi mengalami luka berat akibat benturan benda tajam berupa kulit robek dan tulang patah. Atas perbuatan tersebut, jaksa Mirza menjerar terdakwa dengan pasal 340 jo 338 KUHPidana ayat 2 KUHPidana. "Terdakwa diancam dengan hukuman mati," kata JPU dalam ruang sidang.

 

Usai pembacaan dakwaan, ketua majelis hakim Nelson J Marbun menunda sidang hingga Kamis (15/1) mendatang.

Category: Berita Online | Views: 361 | Added by: fztm | Tags: Pacar, Pembunuh, mati, Terancam Dihukum | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]