Usaha Asing di Atas Lahan eks PTPN II - 11 December 2014 - Tutorial Berbagai Cara - Berita Online - Bisnis Online - Updated Daily New PTC Sites (Top,Trusted,Elite,Legit,)
Home » 2014 » December » 11 » Usaha Asing di Atas Lahan eks PTPN II
8:17 PM
Usaha Asing di Atas Lahan eks PTPN II

Usaha Asing Berdiri di Atas Lahan eks PTPN II (Persero)

 

Dewan Minta Pengerjaan Ditutup

 

DELISERDANG- Lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara II (Persero) yang berada di Jalan Balai Desa, Desa Sena Kecamatan Batangkuis itu diserobot pengembang. Rencananya, pengembang yang tidak diketahui dari perusahaan mana itu akan membangun Pabrik Aspal Hotmix.

 

Namun, pembangunan Pabrik Aspal Hotmix tersebut tak dilengkapi dengan plank Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Meski tak ada plank SIMB, pembangunan tetap berlanjut yang hingga kini akan memasuki 3 pekan.

 

Pantauan Wartawan, sebuah pos penjagaan telah berdiri yang berbentuk permanen. Selain itu, pembangunan Pabrik Aspal Hotmix tersebut menyerobot lahan eks PTPN II (Persero) sebanyak 4 hektar.

 

Bahkan, di atas lahan 4 hektar itu, pengembang dari Kamboja tersebut sedang melakukan pemetaan terhadap tanah yang akan dibangun Pabrik Aspal Hotmix. Artinya, dari amatan Wartawan, pihak pengembang sedang mematok di titik-titik mana saja yang akan dibuat bangunan. 

 

Saat ini, masih 1 unit alat berat diturunkan. Terlihat pengerjaan pembangunan Pabrik Aspal Hotmix tersebut tidak mengejar waktu. Ironisnya, meski tak dilengkapi dengan plank SIMB, pengerjaan tetap berjalan.

 

Kepala Dinas (Kadis) Cipta Karya dan Pertambangan Kabupaten Deliserdang, Haris Pane yang ditemui di Kantor Bupati, Selasa (9/12) lalu mengaku tidak tahu adanya pembangunan Pabrik Aspal Hotmix tersebut. Artinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang terkesan tutup mata melihat lahan eks HGU PTPN II yang menganggur itu.

 

Padahal, pengerjaan tersebut jelas dapat terlihat yang terjadi mulai dari pagi hingga sore. Malam harinya, di Jalan Balai Desa yang tidak dilengkapi lampu penerangan jalan. Di proyek pembangunan Pabrik Aspal Hotmix itu telah ada lampu penerangan. Sebab, ada pengawas yang menjaga proyek pembangunan Pabrik Aspal Hotmix milik asing tersebut.

 

Mendengar penjelasan itu, Haris Pane tampak terkejut sembari menghubungi anggota lapangannya dihadapan wartawan untuk melihat pembangunan Pabrik Aspal Hotmix tersebut. "Belum tahu, belum ada berkasnya masuk. Dan stop total itu kalau memang ada," kata pria berkacamata ini sekitar pukul 17.30 WIB.

 

Pengawas pengerjaan Pabrik Aspal Hotmix mengaku sudah mengantongi izin dari Camat Batangkuis, Abduh. Disoal pernyataan tersebut, lanjut Haris Pane, semestinya pihak Kecamatan Batangkuis melaporkan proyek pembangunan Pabrik Aspal Hotmix yang tidak mengantongi izin dari Dinas Cipta Karya dan Pertambangan itu kepada dia. Alasannya, pembangunan tersebut berada di wilayah pemerintahannya.

 

"Camat harusnya, jangan diam aja. Itu seharusnya, disitu kan wilayah dia. Lapor, kalau begini kan repot kita," tambah dia.

 

Menanggapi permasalahan ini, Ketua Fraksi Partai Golkar, Mikail TP Purba menegaskan proyek tersebut ilegal. Pasalnya penerbitan izin SIMB, kata dia, tidak akan bisa dikeluarkan di atas lahan eks PTPN II (Persero) tersebut.

 

"Sampai mati pun enggak akan terbit izinnya itu. Maka ada izin tutup mata ini," ungkap dia, Kamis (11/12) siang.

 

Lanjut dia, Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Kabupaten Deliserdang untuk sekarang ini juga menutup pengerjaan proyek Pabrik Aspal Hotmix tersebut. Bahkan, ia pun berniat ketika alat kelengkapan dewan terbentuk, atas nama anggota DPRD Deliserdang akan melakukan peninjauan ke proyek pembangunan Pabrik Aspal Hotmix itu.

 

"Diminta Kepala Dinas Cipta Karya untuk dapat menutup pengerjaan proyek tersebut. Nanti kami akan tinjau langsung ke sana setelah komisi terbentuk. Itu mungkin untuk ngambil proyek di jalan tol.  Kalau pun mau dikeluarkan, jangan dikeluarkan izinnya di atas tanah HGU," pungkasnya sembari menambahkan Selasa (16/12) mendatang Ketua Definitif DPRD Deliserdang akan dilantik.

 

Seperti diketahui, pembangunan Pabrik Aspal Hotmix ini hingga kini masih berlanjut. Selain itu, rencananya ketika Pabrik Aspal Hotmix terbangun. Dilanjutkan dengan pembangunan Rumah Sakit milik swasta.

Category: Berita Online | Views: 387 | Added by: fztm | Tags: Lahan eks PTPN II, Usaha Asing, Persero | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Only registered users can add comments.
[ Sign Up | Log In ]